Tunaiku Tak Lagi Diawasi Langsung Oleh OJK, Apa Sebabnya?

Tunaiku Tak Lagi Diawasi Langsung Oleh OJK, Apa Sebabnya?

Baru-baru ini, platform https://tunaiku.com tidak lagi beroperasi di bawah kepengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).  Fintech peer to peer yang satu ini kini hanya merupakan salah satu produk yang dinaungi di bawah Amar Bank. Lalu bagaimana kinerja jasa pinjaman online ini selanjutnya? Berikut ulasannya untuk Anda.
Tunaiku
Permohonan Pembatalan
Awal berdiri, Tunaiku terdaftar sebagai Fintech (financial technology) yang beroperasi sejak tahun 2014 silam. Namun baru mendapatkan lisensi yang terdaftar pada OJK sejak Maret 2018. Sementara itu pada Agustus 2018, pihak Tunaiku sengaja melakukan permohonan pembatalan lisensi tersebut.
Hal ini terjadi karena pihak Tunaiku telah berhasil menyalurkan pinjaman sebesar 1 triliun pada masyarakat Indonesia terhitung sampai semester I 2018 lalu. Dari keberhasilan tersebut kemudian pihak Pengawasan Perbankan OJK mendorong Amar Bank untuk mengoperasikan Tunaiku sebagai salah satu produk perbankan yang langsung diawasi oleh pihak Amar Bank.
Seperti disampaikan oleh Managing Director Bank Amar Indonesia, Vishal Tulsian. “Sehingga melihat pencapaian Tunaiku dalam meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia, Pengawas Perbankan OJK mendorong Amar Bank untuk tetap mengoperasikan Tunaiku seperti yang sudah dilakukan. Tepatnya berada di bawah pengawasan dan naungan langsung Amar Bank.”
Vishal melanjutkan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi kepercayaan serta dukungan yang diberikan kepada Tunaiku untuk mewujudkan visi dan misi untuk menjadi produk digital perbankan yang menawarkan pinjaman mudah dan cepat. Tujuan yang sama dengan OJK yakni mendukung strategi nasional keuangan inklusif serta prioritas perlindungan konsumen.
Managing Director ini juga percaya bahwa kerjasama serta sinergi yang terjalin dengan baik antara OJK, BI, perbankan, serta pengusaha peer-to-peer landing dan penyelenggara payment gateway mampu menghasilkan indeks inklusi keuangan Indonesia hingga mencapai angka 75% pada tahun 2019.
Status Baru
Dari keterangan di atas dapat disimpulkan bahwa Tunaiku statusnya kini bukan lagi merupakan perusahaan Fintech, namun sudah dikategorikan sebagai produk pinjaman perbankan yang sah dari PT Bank Amar Indonesia. Permohonan tersebut sudah disetujui oleh Direktur Pengaturan Perizinan dan Pengawasan Fintech OJK Hendrikus Passagi.
Dengan status barunya tersebut, Vishal menyebutkan bahwa Tunaiku akan tetap beroperasi melayani pinjaman masyarakat di bawah pengawasan Amar Bank dan juga OJK. Beliau memaparkan bahwa selama ini Tunaiku telah bekerja mengikuti peraturan OJK Nomor 11/POJK.01/2016 yang mengatur tentang Layanan Pinjam Memimjam Uang Berbasis Teknologi.
Hendrikus memaparkan bahwa selain Tunaiku, terdapat pula empat perusahaan lain yang membatalkan status mereka secarasukarela. Namun perusahaan-perusahaan tersebut mundur lantaran untuk memperbaiki diri agar lebih baik lagi sampai dengan Jumat 7 September 2018.
https://tunaiku.com/ yang saat ini beroperasi sebagai produk dari Amar Bank ini tetap melayani masyarakat seperti sedia kala, tidak ada perubahan khusus yang terjadi akibat kebijakan baru tersebut. Penyedia pinjaman online ini akan semakin berinovasi untuk terus mewujudkan kepuasan pelanggan.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *