Mengenal Lebih dalam Tentang Gangguan Psikologis Body Dysmorphic Disorder

Mengenal Lebih dalam Tentang Gangguan Psikologis Body Dysmorphic Disorder

Orang-orang yang terobsesi dengan penampilannya, hingga selalu khawatir jika ada yang kurang dalam dirinya. Pemikiran berlebihan itu bisa saja mengarah pada body dysmorphic disorder . Gangguan yang terjadi pada psikologis seseorang ini berlangsung lama. Penyebabnya bisa dari beberapa faktor. Trauma masa kecil, karena sering menjadi sasaran body shaming. Adanya tekanan dari orang-orang yang menginginkan seseorang untuk berpenampilan sempurna. Stres hingga berujung depresi menjadi pemicunya. Tidak hanya itu saja orang-orang yang mengalaminya mengakibatkan kerugian secara materi juga, karena uang yang dikeluarkan bukan sedikit. tujuannya hanya untuk mengubah bentuk diri menjadi lebih berbeda dari sebelumnya.

Gangguan mental pada seseorang ini bisa terjadi pada siapa saja, baik itu lelaki maupun perempuan. Perkembangannya dimulai sejak Anda mengalami trauma atau dorongan dari masa lalu, hingga saat remaja atau dewasa menjadi puncaknya. Ketakutan yang berlebihan akan menggerogoti pikiran saat melihat kondisi diri sendiri. Padahal orang lain tidak menganggap ada sesuatu yang aneh pada Anda. Penyandangnya banyak menyerang orang-orang yang memiliki kepribadian lemah. Malu, penakut, cemas, dan susah untuk bersosialisasi.

Tindakan yang dilakukan oleh seseorang dipengaruhi oleh pemikiran-pemikirannya. Bisa saja apa yang tampak itu tidaklah mengindikasikan seseorang mengidap gangguan psikologis ini. Namun, beberapa pemaparan selanjutnya ini merupakan hal yang sering terjadi pada diri seseorang yang mengalaminya. Berikut ini tanda-tanda yang dapat dilihat apakah hal tersebut terjadi pada diri Anda atau tidak. Simak gejala yang memang paling sering dialami pada penyandangnya:

  • Berusaha mencari kekurangan yang ada pada tubuh
  • Selalu berpikiran bahwa bentuk tubuh, wajah, dan penampilan tidak menarik.
  • Sering menghabiskan waktu berkaca hanya untuk melihat kekurangan dari bagian kepala hingga ke ujung kaki.
  • Tetap merasa Tidak puas meski penampilan selalu di perbarui dengan operasi plastik seperti pada mata, hidung, bibir, alis, dagu, bentuk wajah, dan juga sedot lemak.
  • Menghabiskan waktu hanya untuk memperhatikan penampilan seperti berdandan dan lama memilih busana yang digunakan.

Saat gejala-gejala tersebut sedang Anda alami, maka harus dicarikan solusinya. Gangguan tersebut dapat menyebabkan penyakit lain terbentuk. Anoreksia misalnya, penyakit tersebut berawal dari obsesi seseorang yang ingin terlihat langsing, hingga menurunkan berat badannya dengan ekstrim. Penyakit lain juga dapat timbul karena kekurangan asupan gizi dalam tubuh. Anda tidak ingin bukan sudahlah mengalami gangguan psikologis ini, ditambah lagi fisik pun ikut terkena dampaknya. Apalagi ada yang sampai depresi, karena menganggap dirinya terlalu buruk. Bahkan sampai berniat untuk mengakhiri hidup, hal tersebut sangatlah tidak baik untuk masa depan Anda.

Berikut ini ada beberapa cara untuk mengobati gangguan psikologis ini, agar Anda dapat menjalani kehidupan normal. Tanpa takut dan peduli tentang apa yang orang omongkan. Anda adalah pengendali setiap tindakan dan keputusan, bukan yang lainnya. Simak serangkaian terapi maupun pengobatan body dysmorphic disorder yang bisa dicoba:

  • Datang ke psikolog untuk melakukan konsultasi terhadap permasalahan yang sedang Anda hadapi, jika keadaannya belum terlalu parah.
  • Saat keadaan seseorang itu sudah parah, maka hal yang dapat dilakukan adalah mendatangi psikiater untuk meminta obat-obatan, jika keadaan tersebut mengganggu fungsi organ tubuh.
  • Mencoba terapi prilaku yaitu pengubahan kebiasaan yang sering dilakukan dengan tindakan lain yang lebih positif.
  • Mencoba terapi yang meliputi prilaku kognitif, teknik ini yaitu dengan mengubah pola pikir seseorang dengan mempengaruhi alam bawah sadarnya untuk berpikir positif.
  • Minum obat-obatan seperti pil antidepresan, SSRI sesuai resep yang diberikan oleh dokter.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *