Berbisnis Lewat Saham

Berbisnis Lewat Saham
Saham menjadi salah satu cara mudah bagi kita saat ini untuk berbisnis. Tanpa perlu membeli peralatan dan bahan-bahan dan tanpa perlu mengolahnya lagi anda bisa mendapatkan hasilnya, namun hasilnya tergantung lagi pada kemampuan anda ‘bermain’ terhadap saham tersebut. Bagi anda yang belum tahu saham, saham adalah bukti kepemilikan suatu perusahaan yang merupakan klaim atas penghasilan dan kekayaan perseroan. Saham merupakan salah satu produk pasar modal yang menjadi salah satu instrument investasi untuk jangka panjang. Saham bisa dibeli melalui Bursa Efek Indonesia. Perusahaan yang sahamnya dapat dibeli di Bursa Efek Indonesia disebut Perusahaan Tercatat/Emiten.
 
Bursa Efek Indonesia (biasa disingkat BEI) atau dalam bahasa Inggris disebut Indonesia Stock Exchange merupakan bursa hasil penggabungan dari Bursa Efek Jakarta (BEJ) dengan Bursa Efek Surabaya (BES). Demi efektivitas operasional dan transaksi, Pemerintah memutuskan untuk menggabung Bursa Efek Jakarta sebagai pasar saham dengan Bursa Efek Surabaya sebagai pasar obligasi dan derivative. Bursa hasil penggabungan ini mulai beroperasi pada 1 Desember 2007. Bursa Efek Indonesia (BEI) merupakan tempat atau wadah bagi para pelaku saham untuk memperdagangkan atau memperjualbelikan setiap saham/efek yang mereka miliki dan ingin beli.
 
Kegiatan jual beli saham ini bukannya bisa anda lakukan dengan mudah, anda harus pintar-pintar memilih saham perusahaan mana yang akan anda beli dan menjualnya pada saat yang tepat agar anda bisa mendapat untung. Jangan sampai anda memilih saham perusahaan yang harga sahamnya memiliki kemungkinan untuk merosot turun. Maka dari itu jika anda ingin mulai jual beli saham, anda harus jeli dengan keadaan di pasar saham.
Tentu saja dalam bisnis ada keuntungan dan resiko tak terkecuali bisnis saham ini. Keuntungan yang bisa anda dapat dari saham adalah mendapat capital gain dan dividen. 
 
Capital gain adalah keuntungan yang anda dapat dari kenaikan saham sedangkan dividen adalah pembagian keuntungan perusahaan. Bisnis saham ini tentu tak lepas dari resiko. Resiko yang bisa terjadi yaitu capital loss dan likuidasi. Capital loss merupakan kebalikan dari capital gain yaitu penurunan harga saham sedangkan likuidasi adalah kebangkrutan perusahaan.
 
Setelah anda mengetahui apa itu saham serta untung dan resikonya, anda tentu bisa memutuskan apakah anda tertarik atau tidak untuk berbisnis di bidang ini. anda juga bisa mencari tahu lebih banyak lagi mengenai saham ini, namun carilah informasi dari sumber yang terpercaya. Namun jika kalian ingin menghasilkan yang lebih cepat selain saham bisa mencoba peruntungandi japritoto kalian bisa menghasilkan banyak uang jika berhasil menebak angka. Bisa mencoba daftar di agen togel deposit dana
Demikian informasi singkat mengenai saham, semoga bermanfaat!

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *